DAFTAR USULAN NYANYIAN MISA (Th. C)

Januari – Februari 2019

01 Januari 2019 - Hari Raya S. Maria Bunda Allah - Hari Perdamaian Sedunia

Tema: Mereka mendapati Maria, Yusuf dan si Bayi. Pada hari kedelapan Ia diberi nama Yesus.

Bac. I: Mereka harus meletakkan nama-Ku atas orang Israel, maka Aku akan memberkati mereka. (Bil 6:22-27)

Mzm Tgp: Berbelas kasihlah Tuhan dan adil, Allah kami adalah rahim. (Mz 67)

Bac. II: Allah mengutus Putra-Nya yang lahir dari seorang perempuan. (Gal 4:4-7)

Bac. Injil: Mereka mendapati Maria, Yusuf dan si Bayi. Pada hari kedelapan Ia diberi nama Yesus. (Luk 2:16-21)

Lagu Pembuka: MB 549 / MB 820 (Timor-Tetum)

Mz. Tgp.: MTA 809

Alleluya / A.P.I : MTA 960 / MB 654

Persiapan Persembahan: MB 342 / MB 822 (Tetum)

Lagu Komuni: MB 282 / MB 693 (Daya’ Kenyah)

Madah Pujian: MB 548 / MB 823 (Kei-Maluku)

Ulasan:

Umat mengenal Allah melalui karya-Nya. Yesus yang dilahirkan oleh Bunda Maria menjadi salah satu karya dan cinta Allah pada manusia. Dengan hal itu diharapkan manusia mampu meletakkan seluruh diri dan hidupnya di dalam karya Allah dan berpasrah pada-Nya. Tahun baru diharapkan memunculkan sebuah harapan baru di dalam Allah yang sudah mewahyukan diri di dalam rupa bayi Yesus. Kita memohon berkat untuk keberlangsungan diri di dalam naungan Tuhan untuk tahun ini.

04 Januari 2019 – Jumat Pertama

Bac. I: Setiap orang yang lahir dari Allah tidak berbuat dosa lagi (1 Yoh 3:7-10)

Mzm Tgp: Segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang datang dari Allah kita (Mz 98)

Bac. Injil: Kami telah menemukan Mesias (Yoh 1:35-42)

Lagu Pembuka: MB 499 / MB 605 (Dayak Kandayan)

Mz. Tgp.: MB 583 (Nias) / MB 220 (Sunda)

Alleluya / A.P.I: MB 637 (Mentawai)

Persiapan Persembahan: MB 503 / MB 670 (Papua Meybrat)

Lagu Komuni: MB 293 / MB 693 (Dayak Kenyah)

Madah Pujian: MB 513 / MB 743 (Maluku Tanimbar)

06 Januari 2019 - Hari Raya Penampakan Tuhan

Tema: Kami datang dari Timur untuk menyembah Sang Raja

Bac. I : Kemuliaan Tuhan terbit atasmu. (Yes 60:1-6)

Mzm Tgp : Segala ujung bumi melihat keselamatan yang datang dari Allah kita. (Mz 72)

Bac. II : Rahasia Kristus kini telah diwahyukan, dan para bangsa menjadi pewaris perjanjian. (Ef 3:2-3a.5-6)

Bac. Injil : Kami datang dari Timur untuk menyembah Sang Raja. (Mat 2:1-12)

Lagu Pembuka: MB 364 / MB 723 (Maluku-Tanimbar)

Mz. Tgp: MTA 807 / MB 580 (Nias)

Alleluya / A.P.I: MTA 951 / MB 655

Persiapan Persembahan: MB 353 / MB 722 (Ngada)

Lagu Komuni: MB 287 / MB 696 (Daya’ Benuaq)

Madah Pujian: MB 363 / MB 720 (Flores Ngada)

Ulasan:

Hari raya penampakan Tuhan dapat direfleksikan sebagai pengejawantahan diri Allah yang mulai terlihat jelas dan tampak pada manusia. Tiga raja dari Timur dan para gembala adalah orang-orang yang rendah hati sehingga mampu melihat cerahnya sinar Yesus. Tidak seperti Herodes yang seakan mendapatkan saingan atas tahtanya. Kerendahan hati dan kepasrahan diri merupakan sarana bagi manusia yang dilambangkan pada diri tiga raja untuk melihat terang Tuhan.

13 Januari 2019 - Pesta Pembaptisan Tuhan

Tema: Pembaptisan Tuhan dan Pembaptisan kita.

Bac. I : Kemuliaan Tuhan akan dinyatakan dan seluruh umat manusia akan melihat-Nya. (Yes 40:1-5.9-11)

Mzm Tgp : Pujilah Tuhan hai umat Allah. (Mz 104)

Bac. II : Kita diselamatkan berkat permandian kelahiran kembali dan berkat pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus. (Tit 2:11-14;3:4-7)

Bac. Injil : Ketika Yesus berdoa setelah Ia dibaptis, terbukalah langit. (Luk 3:15-16.21-22)

Lagu Pembuka: MB 500 / MB 608 (Daya’Kenyah)

Mz. Tgp: MTA 863 / MB 571 (Dayak Uud Danum)

Alleluya / A.P.I: MTA 957 / MB 637 (Mentawai)

Persiapan Persembahan: MB 245 / MB 246 (Tionghoa)

Lagu Komuni: MB 286 / MB 284 (Taizé)

Madah Pujian: MB 301 / MB 303 (Timor-Tetum)

Ulasan:

Pembabtisan Yesus menjadi sarana pengikraran bahwa Yesus sungguh anak Allah; dan Ia diutus untuk mengabarkan kabar sukacita. Jika direfleksikan di dalam setiap pembabtisan yang dialami oleh setiap umat kristiani sebenarnya kita secara definitif pun diakui sebagai putra Allah. Dengan pesta pembabtisan Tuhan, kita diingatkan atas hakekat pembabtisan kita yaitu mengabarkan sukacita bagi setiap orang. Pembabtisan sebagai simbol bahwa kita sudah siap diutus.

20 Januari 2019 - Hari Minggu Biasa II

Tema: Yesus mengubah air menjadi anggur.

Bac. I: Seorang mempelai girang hati melihat pengantin perempuan. (Yes 62:1-5)

Mzm Tgp: Aku wartakan karya agung-Mu Tuhan, karya agung-Mu karya keselamatan. (Mz 96)

Bac. II: Roh yang satu dan sama memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus seperti yang dikehendaki-Nya. (I Kor 12:4-11)

Bac. Injil: Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya. (Yoh 2:1-11)

Lagu Pembuka: MB 171 / MB 601 (Nias)

Mz. Tgp: MTA 830

Alleluya / A.P.I: MTA 952 / MB 638 (Nias)

Persiapan Persembahan: MB 233 / MB 769 (Batak Karo)

Lagu Komuni: MB 281 / MB 708 (Manado)

Madah Pujian: MB 298 / MB 763 (Flores Ngada)

Ulasan:

Kana adalah tempat awal Yesus melakukan mukjijat untuk pertama kalinya, meskipun pada awalnya Yesus mengatakan belum waktunya. Dari Injil, kita belajar belas kasih Allah yang amat besar. Awalnya, ia menolak untuk membantu kedua mempelai yang kehabisan anggur tetapi akhirnya ia membantu mereka supaya kedua mempelai tidak mendapat malu jika kehabisan anggur. Belas kasih Allah tidak mengenal waktu; sebenarnya ini adalah pesan untuk kita supaya kita pun mau berbuat yang sama sebagaimana Allah yang berbelas kasih. Hidup kristiani akan sungguh bermakna dan berbuah jika kita mampu menyalurkan rahmat yang sudah diberikan dari Allah untuk ditularkan pada yang lain.

27 Januari 2019 - Hari Minggu Biasa III

Tema: Pada hari ini genaplah nas Kitab Suci

Bac. I: Bagian-bagian Kitab Taurat Allah dibacakan dengan jelas dan diberi keterangan-keterangan, sehingga pembacaan dimengerti. (Neh 8:3-5a.6-7.9-11)

Mzm Tgp: Sabda-Mu ya Tuhan adalah Roh dan Kehidupan. (Mz 19)

Bac. II: Kamu semua adalah Tubuh Kristus dan masing-masing adalah anggotanya. (I Kor12:12-30)

Bac. Injil: Pada hari ini genaplah nas Kitab Suci. (Luk 1:1-4;4:14-21)

Lagu Pembuka: MB 170 / MB 795 (Batak Toba)

Mz. Tgp: MTA 852 / MB 567 (Papua Kupel)

Alleluya/A.P.I: MTA 956 / MB 639 (Batak Simalungun)

Persiapan Persembahan: MB 229 / MB 793 (Flores Riung)

Lagu Komuni: MB 290 / MB 289 (Jawa)

Madah Pujian: MB 294 / MB 701 (Batak Toba)

Ulasan:

Yesus memaklumkan bahwa nas dari nabi Yesaya sudah terpenuhi atas diriNya. Ungkapan yang dituturkan Yesus sebenarnya mengajak pembaca Injil untuk percaya atas diri-Nya. Percaya atas Yesus berarti membiarkan diri dimasuki rahmat Allah. Dengan demikian, hidup kita akan dikuasai dan dipusatkan pada kehendak Allah. Sebagaimana dikatakan rasul Paulus bahwa kita semua adalah tubuh Kristus; dan Kristus adalah kepalanya. Sudah selayaknya orang yang percaya pada Allah hendaknya bertindak sebagaimana Kristus yang adalah pusat dari hidup kita.

01 Februari 2019 - Jumat Pertama

Tema: Yesus memanggil para pengikut-Nya.

Bac. I: Kristus menjadi pengantara perjanjian yang lebih agung. (Ibr 8:6-13)

Mzm Tgp: Kasih dan kesetiaan akan bertemu. (Mz 85)

Bac. Injil: Yesus memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya untuk menyertai Dia (Mrk 6:14-29)

Lagu Pembuka: MB 506 / MB 501 (Kei-Maluku)

Mz. Tgp.: MB 561 / MB 222 (Taizé)

Alleluya / A.P.I: MB 638 (Nias)

Persiapan Persembahan: MB 508 / MB 744 (Kei)

Lagu Komuni: MB 288 / MB 697 (Timor-Dawan)

Madah Pujian: MB 517 / MB 507 (Flores Nagekeo)

02 Februari 2019 - Pesta Yesus Dipersembahkan di Kenisah

Tema: Mataku telah melihat keselamatan yang datang

dari pada-Mu.

Bac. I: Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya. (Mal 3:1-4)

Mzm Tgp: Bukalah pintu hatimu, sambutlah Raja Sang Kristus. (Mz 24)

Bac. II: Dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudara-Nya. (Ibr 2:14-18)

Bac. Injil: Mataku telah melihat keselamatan yang datang dari pada-Mu. (Luk 2:22-40)

Lagu Pembuka: MB 169 / MB 612 (Timor-Bunaq)

Mz. Tgp: MTA 803 / MB 569 (Flores Ngada)

Alleluya / A.P.I: MTA 955 / MB 640 (Batak Toba)

Persiapan Persembahan: MB 234 / MB 662 (Nias)

Komuni: MB 283 / MB 690 (Batak Toba)

Madah Pujian: MB 305 / MB 764 (Flores Keo)

03 Februari 2019 - Hari Minggu Biasa IV

Tema: Pengutusan

Bac. I: Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa. (Yer 1:4-5.17-19)

Mzm Tgp: Aku hendak memuji nama-Mu ya Tuhan, selama-lamanya. (Mz 71)

Bac. II: Sekarang tinggal iman, harapan dan kasih, namun yang paling besar diantaranya ialah kasih. (I Kor 12:31-13:13)

Bac. Injil: Seperti halnya Elia dan Elisa, Yesus diutus bukan hanya kepada orang-orang Yahudi. (Luk 4:21-30)

Lagu Pembuka: MB 519 / MB 796 (Flores-Nagekeo)

Mz. Tgp: MTA 829 / MB 580 (Nias)

Alleluya / A.P.I: MTA 963 / MB 641 (Jawa)

Persiapan Persembahan: MB 237 / MB 663 (Simalungun)

Komuni: MB 291 / MB 689 (Nias)

Madah Pujian: MB 314 / MB 700 (Nias)

Ulasan: Pengutusan pada hakekatnya adalah inti hidup Kristiani. Di dalam pengutusan ini kita dapat sungguh-sungguh menilai diri apakah kita sudah beriman, penuh harapan, dan penuh kasih. Iman, harapan, dan kasih senantiasa berhubungan di dalam pengutusan yang diterima pada kita. Injil mengisahkan tentang pengutusan Yesus yang tidak hanya diperuntukkan bagi orang yahudi tetapi bagi siapa saj. Dari hal ini, kita diajak untuk mewartakan kabar gembira Tuhan kepada siapa saja yang dijumpai. Kasih dalam tindakan nyata adalah indikator utama di dalam pengutusan itu. Pengutusan tidak hanya sekedar menjadi kehendak dan harapan tetapi sungguh mengakar pada tindakan nyata.

10 Februari 2019 - Hari Minggu Biasa V

Tema: Panggilan Menjadi Penjala Manusia

Bac. I: Inilah aku, utuslah aku. (Yes 6:1-2a.3-8)

Mzm Tgp:Nama Tuhan hendak kuwartakan di tengah umat kumuliakan. (Mz 138)

Bac. II: Begitulah kami mengajar dan begitu pulalah kami mengimani. (I Kor 15:1-11)

Bac. Injil: Mereka meninggalkan segala sesuatu lalu mengikuti Yesus. (Luk 5:1-11)

Lagu Pembuka: MB 465 / MB 789 (Nias Utara)

Mz. Tgp: MTA 834 / 591 (Minahasa)

Alleluya / A.P.I: MTA 954 / MB 643 (Daya’Kenyah)

Persiapan Persembahan: MB 464 / MB 799 (Tionghoa)

Komuni: MB 458 / MB 699 (Papua-Kupel)

Madah Pujian: MB 463 / MB 791 (Batak Toba)

Ulasan: Panggilan Simon dan saudaranya sungguh unik. Seorang nelayan dipilih Tuhan menjadi rasulnya. Status bukanlah hal yang penting bagi Yesus. Hal menarik dari bacaan Injil adalah bahwa sikap Simon yang langsung sadar akan keberadaan Tuhan dan ia merasa tidak pantas. Kesadaran ini dimulai dari kerendahan hati mereka yang mau terbuka pada Allah. Kerendahan hati inilah yang membuat panggilan Tuhan sungguh dikenali oleh mereka. Kita semua sebagai umat Allah pun dipanggil untuk senantiasa belajar rendah hati untuk bisa sadar atas keberadaan Tuhan.

17 Februari 2019 - Hari Minggu Biasa VI

Tema: Sabda Bahagia.

Bac. I: Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia. Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan (Yer 17:5-8)

Mzm Tgp: Bahagia kuterikat pada Yahwe. Harapanku pada Allah Tuhanku (Mz 1)

Bac. II: Andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaanmu (1 Kor 15:12, 16-20)

Bac. Injil: Berbahagialah, kamu yang miskin. Tetapi celakalah kamu, hai orang kaya (Luk 6:17, 20-26)

Lagu Pembuka: MB 166 / MB 602 (Batak Simalungun)

Mz. Tgp: MTA 840

Alleluya / A.P.I: MTA 960 / MB 643 (Dayak Kenyah Ma Tukung)

Persiapan Persembahan: MB 243 / MB 770 (Batak Karo)

Komuni: MB 292 / MB 695 (Flores Lio)

Madah Pujian: MB 516 / MB 800 (Timor Dawan)

Ulasan: Bukan hidup miskin menjadi sasaran, tetapi sikap terima kasih dan pasrah pada Tuhan. Bukan hidup kaya yang dikritik Tuhan, tetapi sikap "aman" bila kita andalkan diri pada jasa dan milik kita. Namun pasrah pada Tuhan memiliki risiko sebaliknya membuat hati sungguh bahagia.

24 Februari 2019 - Hari Minggu Biasa VII

Tema: Di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa.

Bac. I: Tuhan menyerahkan engkau ke dalam tanganku tetapi aku tidak mau menjamah (1 Sam 26:2, 7-9, 12-13, 22-23)

Mz Tgp: Kita memuji Allah karna besar cinta-Nya (Mz 103)

Bac. II: Seperti kita kini mengenakan rupa dari manusia yang alamiah, demikian pula kita mengenakan rupa dari yang surgawi (1 Kor 15:45-49)

Bac. Injil: Hendaklah kamu murah hati sebagaimana Bapamu murah hati adanya (Luk 6:27-38)

Lagu Pembuka: MB 169 / MB 176 (Toraja)

Mz. Tgp: MTA 818 / MB 585

Alleluya / A.P.I: MTA 958 / MB 644 (Minahasa)

Persiapan Persembahan: MB 234 / MB 664 (Jawa)

Komuni: MB 285 / MB 691 (Pakpak Dairi)

Madah Pujian: MB 308 / MB 765 (Papua Meybrat)

Ulasan: Manusia cenderung memikirkan keadilan seperti orang yang sedang "berhutang", kalau orang itu salah maka harus dihukum supaya prinsip keadilan dapat ditegakkan. Apakah hukuman secara manusiawi itu selalu menjadi jalan keluar yang baik? membuat hati manusia menjadi damai? Yesus melihat situasi itu dengan cara yang lain, Ia melihat banyak manusia yang sebenarnya perlu diselamatkan dengan cara diampuni dosanya. Allah Bapa itu hakekatnya adalah mahacinta dan mahapengampun. Oleh karena itu, pengampunan dari Allah membuat manusia bersuka-cita dan berdamai dengan Allah, sehingga manusia bisa kembali pada Allah tanpa beban yang berat.